Mahasiswa Tahun Akhir-akhir

Wah ternyata sudah memasuki masa-masa akhir perkuliahan saja. Kami-kami sudah semakin kenyang berorganisasi, bosan rapat, dan biasa dengan tugas yang membludak. Galaunya juga sudah semakin naik tingkat. Kalau dulu hebohnya “Susah banget DDP yaa” “Duh tugas ini udah keluar gimana?” “Oh tidak! Kuisnya besok! Gyaa.” Kalau sekarang galaunya sudah masalah, mau KP (Kerja Praktek)di mana? Mau bikin riset tentang apa? Habis kuliah ngapain ya? Saya sukanya apa ya? Bisa ga ya lulus 4 tahun? Bisa ga ya lulus cumlaude? Yang dipikirkan bukan lagi masalah besok tapi masalah masa depan (dan beberapa orang menambah pikiran dengan masalah dewasa seperti, pernikahan). Hmm.

Anyway, Minggu kemarin saya pergi ke Lampung, di daerah pedalaman dekat Kotabumi di Lampung Utara. Di sana ada sebuah sekolah yang baru berdiri 3 tahun, dikhususkan untuk anak-anak di sana yang memang sangat jarang sekolah. Akses ke sana cukup tidak mudah, saya bolak-balik tidur dan bangun tapi ga sampai-sampai. Sinyal dan listrik juga miskin. Buku pelajaran mereka tidak punya, hanya mengandalkan pengetahuan guru-guru. Padahal April nanti mau ada 8 murid yang akan menghadapi UNAS. Namun di sana banyak guru-guru baik yang mau mendedikasikan dirinya di sana. Murid-murid itu bayarnya hanya pakai singkong, beras, dan hasil alam lainnya. Alhamdulillah beberapa tahun sekolah itu berdiri, sudah memberikan perubahan baik bagi daerahnya. Yang dulu suka bandel dan malu sama orang asing, sekarang lebih sopan dan percaya diri. Yang dulu hanya kepikiran sawah dan ladang, sekarang mereka lebih tau apa cita-citanya. Dan yang paling ngena adalah prinsip yang mereka bawa:

Kami tidak mendambakan gedung belajar yang megah,
kami tidak mendambakan fasilitas belajar yang mewah.
Yang kami dambakan ilmu yang berkah.

Cukup bisa membangun sepercik kesadaran di orang seperti saya yang sudah di tahun-tahun akhir kuliah ini. Bukan IPK atau cumlaude-nya. Atau KP di perusahaan super besar. Atau bisa S2 di luar negeri. Bukan itu tujuannya. Tapi bagaimana ilmu yang sudah didapat ini bisa berkah, memberi manfaat dan kebahagiaan untuk dunia.  

Tidak apa-apa punya ambisi. Asal niatnya bener. 

PS: yuk diintip dreamndo.intip.org ada cerita orang-orang di sekolah itu tentang mimpi mereka 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s